Kamis, 16 Agustus 2012

Sakit Hati

Perasaan itu memang susah buat ditahan, karena ketika sesuatu perkataan atau perbuatan yang menyentuh hati maka sangat sulit buat tidak merasakannya. Untuk dapat sembuh atau melupakannya untuk setiap orang pastinya berbeda beda. Ada yg bisa melupakan tak lama dari kejadian meski dia juga merasakan hal yang amat sakit, ada yang perlu waktu beberapa hari setelah kejadian, ada yg perlu waktu beberapa bulan bahkan bertahun tahun. Yang paling parah penyakit ini tidak bisa disembuhkan, artinya meski si pelaku sudah meminta maaf kepada yang disakiti, tapi si penderita tidak memaafkannya. Kalau udah begitu ngeri banget, karena salah satu hubungan yang harus dibina selama kita hidup yaitu hubungan dengan Allah dan hubungan dengan sesama manusia, Kita akan memohon ampun kepada Allah jika memang kita bersalah tidak melaksanakan perintahNYA. Dan kita harus memintaaf maaf kepada orang jika kita bersalah kepada orang tersebut, maka sangat bahaya jika orang yg kita sakiti tidak mau memaafkan kesalahan kita.
Kalau dirasa dan dipikir rasa sakit hati itu memang sangat sulit hilang, kalau kitanya tidak mempunyai rasa ikhlas. Mungkin kalau kita mengembalikan kembali kepada Yang Maha Kuasa dan menyadari bahwa hanya Dialah yang maha tinggi dari segala-galanya, maka apapun yang kita terima dari orang lain tidaklah berarti apa-apa jika dibandingkan andaikan kita disakiti olehNYA. Pasti akan lebih sakit, karena akan kemana lagi kita pergi sedangkan DIA-lah yang memiliki bumi dan segala isinya.
Saat saya menulis ini, dan terbesit ide untuk mengulas sakit hati, karena sesaaat sebelumnya saya benar-benar merasakan sakit hati yang awalnya tidak diduga. Mungkin kalau yg lain mendegarnya, mengganggap ah..itu mah ga seberapa bahkan bisa dibilang "begitu aja sakit hati". Tapi kalimat pendek yang biasa terdengar tapi dengan intonasi yang beda, terasa sekali langsung menusuk hati ( hehehehe...kalah kali ya golok ) . Nah, benar ternyata intonasi yang berbeda dari pengucapan biasa, bisa beda terdengar dan rasa lain bagi yang mendengarnya .
Kalau sudah sakit hati karena ucapan, biasanya saya selalu diikuti keluar airmata, weleehh yang satu ini bener bener ga bisa menutupi rasa ini, karena airmata buat saya gampang banget keluar, sedikit terenyuh karena iba, sedih, sakit nih airmata ini ceppetttt banget keluarnya. Makanya saya selalu mencoba buat menahan rasa ini ( meski kenyataannya susah banget) kalau udah nangis bekasnya tuh yang ga bisa ditutup tutupi. Apalagi kalau nangisnya malam terus dibawa tidur paginya pasti sembab banget.

Untuk menangkis atau mengantisipasi rasa sakit hati, sedikit tips dari teman dan orang2 bijak bilang bahwa ga papa jadi orang terhina dihadapan manusia, asal jangan hina dihadapan Sang Maha Kuasa. Kadang yg mereka nilai dari kita, belum tentu itu adalah kita. Mereka kan hanya bisa lihat dari luarannya aja, jadi kalau kita disakiti, anggap aja angin lewat.
Tapi ada yg bilang gimana kalau mereka udah menginjak harkat, martabat diri dan keluarga saya ?? apakah masih bisa tidak sakit hati ? gimana tuhh .....

Setiap orang memang punya takaran untuk sesuatu itu dianggap menginjak harga dirinya. Kalau menurut saya kalau orang lain mengatakan sesuatu yang tidak kita melakukannya, kenapa meski cari pembenarannya dengan harus dendam ?. karena sesuatu yang BENAR itu yakinlah akan benar2 terbukti nantinya ....


Jakarta, 16 Agustus 2012

http://www.bossluarbiasa.com/?id=miraonori diet sehat nutrishake

Tidak ada komentar:

Posting Komentar